Resume ke: 28
Gelombang: 19
Hari/ Tanggal:
Senin, 13 September 2021
Tema: Pengalaman Menang Penghargaan Buku
dari Perpusnas
Narasumber: Mudafiatun
Isriyah
Moderator: Ms.
Phia
Nama: Irma
Suzilawati, S.Sos., M.M._SMAN I Cikembar
irmasuzilawati.blogspot.com
Pengalaman merupakan
guru yang paling baik. Pengalaman dalam meraih sebuah prestasi tentunya
merupakan hal yang luar biasa bagi pada pelakunya. Sudah tergambar bahwa
perjuangan yang luar biasa pulalah yang membawanya kedalam sebuah kondisi
tersebut. Pada malam hari ini, Narasumber kita adalah seorang Pemenang
penghargaan buku dari perpusnas. Beliau adalah Ibu Mudafiatun Isriyah yang
biasa dipanggil Ibu Iis. Beliau adalah seorang dosen di Universitas PGRI
Argopuro Jember. Beliau juga sedang menjalani S3 di Universitas Negeri Malang. Membersamai
Narasumber pada malam hari ini adalah Ms. Phia sebagai moderatornya.
Sebuah prestasi yang
luar biasa tersebut tidaklah lepas dari sebuah usaha yang gigih dan kiat-kiat
yang tentunya menyertai prosesnya. Dan malam hari ini Narasumber membagikannya
untuk kita semua.
Narasumber mengemas
pertemuan kali ini dengan alur diskusi yang begitu hangat dan memicu semangat
bagi para penyimaknya. Beliau menceritakan awal mula karir menulisnya dari kelas
belajar menulis Omjay. Hingga akhirnya beliau menerima tantangan 7 hari menulis
pada materi kuliah Bersama Prof. Eko Indrajit. Lahirlah sebuah buku dengan
judul “Implementasi Social Presence dalam Bimbingan Online”.
Ide penulisan
buku tersebut adalah bermula dari kebutuhan akan pembelajaran jarak jauh dengan
memnfaatkan teknologi informatika. Karena beliau merupakan akademisi di bidang
Bimbingan dan Konseling, maka materinya beliau kaitkan dengan bimbingan online
dengan metode social presence. Dengan harapan terjadinya pembelajaran
yang interaktif.
Menurut beliau langkah-langkah
menulis hendaklah senantiasa menggunakan prinsip 5W dan 1H. Sebuah buku yang
bermutu adalah yang memperhatikan konten yang baik, kekinian dan sebaiknya bersifat
solutif bagi masyarakat.
Proses dalam
membuat buku tersebut nyaris sempurna ternyata tidaklah mudah, Penerbit Andi
melakukan tahapan-tahapan yang cukup panjang dalam mempercantik luar dalam dari
buku tersebut. Sehingga tak aneh kiranya, buku tersebut menjadi buku yang
sangat berkualitas sehingga layak jadi pemenang.
Langkah-langkah
menulis dalam 7 hari:
Hari ke-1
Menerima
tantangan dalam 3 detik dalam menentukan sebuah tema yang pas yaitu Bimbingan
Online. Dibuatlah kerangka dalam satu malam. Mencakup diantaranya: Apa yang
dimaksud bimbingan online; Apa yang melatarbelakagi perlunya bimbingan online; Peluang
dan kesempatan yang dimanfaatkan; Persiapan yang harus dilakukan oleh praktisi Pendidikan;
Keberadaab bimbingan online dalam dunia Pendidikan; alasan mendasar yang
melatarbelakangi dunia Pendidikan memanfaatkan bimbingan online.
Hari ke-2
Bagaimana memanfaatkan
e-learning dalam jaringan (daring) dalam pembelajaran jarak jauh yang bertumpu
pada pembelajaran online.
Hari ke-3
Memperkenalkan
aplikasi yang digunakan dalam bimbingan online. Yaitu dengan e-learning melalui
website: youtube, whatsapp.
Hari ke-4
Bimbingan online
melalui metoda social presence. Bagaimana social presence dapat
memberikan manfaat bagi para penyimak dalam bimbingan online.
Hari ke-5
Teori dasar social
presence: pengertian, hakikat, dumensi dan indicator, kerangka konsetual
bombingan onlinedalam peningkatannya, tahapan-tahapan implementasi produk.
Hari ke-6
Hasil yang
diperoleh adalah ketuntasan belajar
Hari ke- 7
Penyempurnaan:
referensi, kelengkapan buku.
Setelah naskah
selesai selanjutnya diajukan kepada Penerbit Andi. Penerbit Andi dengan begitu
selektifnya membimbing, mengarahkan, mengedit dengan memakan waktu yang lumayan
panjang sehingga menghasilkan buku yang kualitasnya tidak diragukan lagi.
Satu hal yang
melekat dalam ingatan tentang pernyataan beliau, “ Kesibukan bukanlah halangan akan
tetapi merupakan sebuah tantangan.” Semoga kata-kata tersebut senantiasa menjadi
pengingat bagi kita semua agar terus
konsisten dalam menulis.
Semoga resume
ini bermanfaat bagi kita semua yang membacanya.


Kesibukan merupakan tantangan. Jika kita bisa menaklukkannya, maka kesuksesan menjadi milik kita.
BalasHapusiya bener bgt bunda. Tp sy belum sanggup konsisten mengendalikannya😥
BalasHapusTerimaksih selalu memotivasi bun.