Profil Saya

Foto saya
Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia

Sabtu, 22 Juli 2023

Senandung Lentera Hati

 

Senandung Lentera Hati


Realita dengan angkuhnya mengisolasi rembulan dari kelamnya malam

Dunia kecilnya pun porak poranda

Kepiluan, kesedihan, kesakitan, yang terbalut sadisnya penghianatan

Bungkam menjadi sebuah pilihan

Memasung jiwa

 

Awan hitam itu kian menebal

Rintihanpun memuncak

Menerobos dinding-dinding nalar

Menjadi resonansi yang membius syaraf-syaraf kesadaran

Mengusung keranda rasa

 

Serpihan-serpihan itu direkatkan oleh ketulusan sang lentera malam

Pesona energi yang penuh keyakinan

Yang memancarkan kobaran anti keniscayaan tanpa perjuangan

Menopang keletihan raga

Menyulut sugesti bangkitkan gelora

 

Sang rembulan pun berani menghampiri kelam

Memancarkan sinarnya mengusir cekam

Senyuman itupun menyeruak

Senandung indah berbisik samar

Yakinlah lentera hati takkan pernah padam

 

Sabtu, 15 Juli 2023

Rindu Saat Itu (Versi Orange _ Blue)

mentari pagi ini tampak samar namun indah,

awan tipis bergerak sedikit gelisah

seperti wajahmu yang tersipu

 

angin tak lagi sepi

sekejap demi sekejap bergemuruh menyelimuti senyapnya hati

tak jelas tapi terasa kian kuat,

bathin melambung walau tak bertujuan... semakin  bersemangat ... semakin bergejolak ....

 

ada hawa baru yg menusuk kalbu,

belum indah terlihat, namun semakin menantang diri untuk berani berbuat !!!

Simpul Kasih

 

Bisikan sayup merdu menyapa kalbu

Merindu, memberontak ruang dan waktu

Jiwa berlabuh terbius pesona kisah

Mendamba raga kembali bersama.

 

 Duhai kekasih pemantik gairah

Tetaplah mencipta ruang gelisah

Agar hati kami tak kan pernah saling terlupa

Terpaut kasih dalam temali rasa

Khayalan Rasa Dalam Pelukan Mimpi

 

Semilir angin menyapu wajah

Membelai lembut meyapa sadar

Merinding sekujur raga menahan erotisnya khayal

Mengetuk nalar mengundang paham

 

Sang rasa tak mampu menentang pesona

Menyeruak ke seluruh penjuru relung jiwa 

Memakna kasih memantik gelisah

Melabuhkan berahi dalam kubangan maya

 

Sapa hangat itu kian menyandu

Mengundang rindu menikmati bergesernya sang waktu

Tarikan nafas perlahan, berat, mendalam, gemetar, hingga memicu jantung bertalu.

Seraya hati berbisik ' aku merindu'