Resume ke-27: Menulis Autobiografi
Resume
Pertemuan Ke-27
Hari/ Tanggal:
Jumat, 10 September 2021
Tema:
Menulis
Autobiografi
Narasumber: Suparno,
S.Pd., M. Pd
Moderator: Ms.
Phia
Gelombang: 19
Nama: Irma
Suzilawati, S.Sos., M.M._SMAN I Cikembar
Saat berada di sebuah toko buku, terlihat deretan buku-buku yang tertata begitu rapihnya dengan kemasan-kemasan yang begitu apik. Pandangan ini tiba-tiba terhenti di sebuah buku biografi dan terbersit dalam benak keinginan untuk menulis autobiografi. Tapi itu hanya sepintas saja dan ku anggap sebagai hayalan sesaat yang rasanya tak mungkin ku wujudkan. Materi malam hari ini menggugah ingatanku tentang keinginan itu. Dan mengusik rasa penasaranku untuk menyimaknya dengan begitu cermat.
Ms.Phia salah satu rekan kami di kelas
belajar menulis, malam ini menjadi moderator membersamai seorang Narasumber
yang Hebat. Beliau adalah seorang Kepala Sekolah dari SMPN 2 Karangrejo
Magetan. Yang juga merupakan seorang penggemar membaca, penulis dan motivator Literasi. Kesukaan
Beliau akan menulis dan membaca ini
sangat menginspirasi, hingga pernah menjabat sebagai Pemimpin
Redaksi majalah Pena Mageti . Beliau
bernama Suparno, S.Pd., M. Pd
Untuk lebih mengenal siapa beliau,
silahkan berselancar melalui link Blog berikut ini :
http://suparnomuhammad.blogspot.com/2021/06/cv-suparno.html?m=1
Blog yang lain milik beliau adalah:
http://suparnomuhammad.blogspot.com/2021/07/guru-pengajar-praktek_22.html?m=1
http://suparnomuhammad.blogspot.com/2021/09/siap-menyesuaikan-diri-untuk-perubahan.html?m=1
Manfaat Menulis Biografi
Tidah ada yang bisa tau seberapa lama umur
kita hidup di dunia ini, maka menulislah
buku biografi agar
anak cucu kita tahu
sejarah perjalanan kehidupan kita.
Dari sejarah perjalanan kehidupan kita itu, mereka akan bisa
belajar betapa untuk
mencapai kesuksesan itu
butuh perjuangan yang luar biasa. Mereka juga akan tau sejarah
perjalan hidup nenek moyangnya.
Disamping itu juga bagi para ASN, dengan
menulis biografi bertema Pendidikan maka akan menambah angka kredit kita. Bagi
Calon Kepala Sekolah, dimasa penilaian maka tidak usah bercerita banyak tentang
identitas diri, cukup menyerahkan biografi saja. Dan manfaat-manfaat yang
lainnya.
Bagaimana Menyusun
Buku Biografi
Menulis buku Biografi adalah menulis apa
yang dialami. Sehingga merupakan pekerjaan yang relatif mudah. Untuk memulainya,
bisa dari belajar menulis biografi tokoh. Baiknya jangan hanya satu buku tetapi minimal 3 buku sehingga Bapak Ibu bisa memiliki pembanding yang baik. Atau mungkin jangan hanya
orang-orang ternama, tetapi
juga membaca buku
biografi orang-orang yang
selevel dengan kita. Sehingga kita tidak
berkecil hati untuk
menuliskan perjalanan hidup
kita.
Langkahnya Bagaimana
- Membuat
outline atau kerangka tulisan.
Misalnya :
Dimulai dari Melahiran
Masa masa sekolah, bekerja, menikah, punya anak, pergi jauh, ke luar kota, luar negeri, dll.
Masalah masalah yang pernah dihadapi, kenangan pahit, kenangan manis/ indah, dsb.
- Menyiapkan data-data pendukung, misalnya foto, buku diary dsb
- Membuat jadwal menulis,: taatilah jadwal yang telah dibuat.
- Menulis per outline/ per judul.
Tulislah mengalir saja
jangan diedit dulu ,walaupun ada kesalahan
biarkan saja, terus menulis sampai selesai.
Terima kasih untuk semua
sahabat-sababatku tercinta atas dukungan dan doanya untuk kami semua.... Ibu memang hebat, saya hanya mendampingi keberhasilan beliau....
Ketika Bapak Ibu menulis kadang muncul ilham atau ingatan sesuatu yang pantas ditulis. Tuliskan saja judulnya, dibuku yang berbeda. Kemudiaan segera kembali fokus ke outline.
- Setelah semua judul sudah terbahas kemudian sisipkan judul yang terjeda tadi sesuai dengan urutan sejarah perjalanan kehidupan.
- Agar tampilan buku tampak menarik dan menginspirasi, jika dalam suatu judul ada frase , atau kata-kata mutiara yang menginspirasi bisa dituliskan di atas , sebelum uraian tulisan
- Kemudian lakukan editing mulai awal hingga akhir.
Misalnya:
Ini buku autobiografi saya berjudul Perjuangan Hidupku, buku ini berisi motivasi agar anak muda itu semangat kerja, Semangat belajar, dan semangat berdoa.
- Setelah itu mintalah orang lain yang dipercaya untuk menjadi editor yang berkaitan dengan ejaan, tata bahasa dan lain-lain
- Langkah
terakhir kirimkan pada penerbit yang
dipercaya
· Kemudian buatlah
cover buku yang baik,
mintakan kata pengantar pada tokoh tokoh terkenal semoga membawa keberkahan
Dari sesi pertanyaan ada beberapa hal yang konten yang tersimak diantaranya:
- Tentang penulisan nama tokoh boleh aku/ saya, sesuaikan saja dengan redaksinya enulisan latar tempat harus ditulis jelas, misalnya saya pernah ke Makassar, acaranya apa, bagaimana, mengapa, kapan , hal hal apa yang berkesan di sana, naik apa, ketika naik perawat bagaimana dan seterusnya mengalir.
- Jangan menggunakan nama samaran, karena buku biografi itu buku riwayat hidup seseorang. Jadi harus jelas siapa, bagaimananya.
- Perbedaan
memoar, biografi dan autobiografi:
Memoar (juga biasa
ditulis memoir) adalah kenang-kenangan yang menyerupai autobiografi dengan
menekankan pendapat, kesan dan tanggapan pencerita atas peristiwa-peristiwa
yang dialami serta tokoh-tokoh yang berhubungan dengannya.
Biografi
adalah riwayat hidup yang ditulis
orang lain, misalnya Biografi
Pak Dirman, ditulis orang lain.
Autobiografi adalah buku riwayat hidup yang ditulis oleh dirinya sendir
- Hal apa yang sebaiknya dituliskan tentang tokoh tersebut dalam biografi:
Ijin pada yang bersangkutan, atau ke keluarganya nanti malah diberi data sebagai sumber tulisan.
Klarifikasi atas tulisan itu supaya tidak terjadi masalah dikemuadian hari, tidak usah menulis sisi buruknya, kecuali memang menginspirasi dan diizinkan yang bersangkutan atau keluarganya.
Boleh diselipi kutipan percakapan agar lebih terasa nyata semacam dialog. Atau seperti artikel juga boleh, jadi lebih terkesan ilmiah.
·
Banyak orang suksespun tidak menulis buku biografi, walaupun
menurut kita tidak sukses ,tapi
ada cerita yang menginspirasi,
kenapa tidak ditulis. Kita bisa cerita tentang kesederhanaan, kejujuran,
kesetiaan, kegigihan membesarkan
anak-anak, menyekolahkan anak-anak
dan sebagainya. Saya pikir akan
menjadi sebuah karya yang menarik
·
Penulis itu seperti jarum jam dinding, dilihat orang atau tidak tetap berputar ,
seperti matahari dipuji orang atau tidak tetap bersinar , seperti bintang dilihat
orang atau tidak tetap bercahaya.
·
Memoar hanya tulisan berkisar kenangan
biasanya yang indah indah saja. Jadi tidak lengkap seperti biografi. Autobiografi yang baik
adalah yang ditulis hingga
selesai jadi buku.
·
Menulis
itu semestinya menjadi ibrah bagi
orang lain, menginspirasi orang lain, tidak
menghina orang lain, tidak mengandung sara
Akhirnya usai juga kami menyimak materi
luar biasa pada malam hari ini, dan tibalah Narasumber memberikan closing
statement nya.
“Bapak Ibu semua senyampang mata kita
masih berkedip, detak jantung kita masih
berdenyut, hayat masih dikandung
badan, menulislah buku autobiografi
sebagai bukti bahwa
kita pernah hidup
di planet bumi ini, semoga
Bapak Ibu sehat semua sehingga bisa berkarya
menginspirasi umat manusia.”
Semoga resume ini bisa bermanfaat bagi
kita semua.


Sangat bermanfaat, Bu. Buku autobiografi merupakan jejak sejarah kita bagi anak cucu.
BalasHapusMakasih bu ros yang baik hati... Betul sekali... 😘
HapusResume yang mantab, tulisannya Rapi. Tetap sehat dan semangat
BalasHapusTerimakasih... Terimaksih sudah mampir dan memberi komentar...🤩
HapusMantap Bu, resumenya menginspirasi
BalasHapusTerimakasih bunda, terimakasih juga atas kunjungan dan komentarnya.
HapusPoint-point penting terekam dengan baik
BalasHapusTerimakasih motivasinya pa... 😊
Hapus