Resume ke-6: Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi
Resume Pertemuan Ke-6
Hari/ Tanggal:
Rabu, 21 Juli 2021
Tema: Menulis Membuatku Naik Kelas dan
Berprestasi
Narasumber: Aam
Nurhasanah, S.Pd.
Moderator: Maesaroh
M. Pd
Gelombang: 19
Nama: Irma
Suzilawati, S.,Sos., M.M._SMAN I Cikembar
irmasuzilawati1.blogspot.com
Rasanya baru
kemarin bergabung di kelas Belajar Menulis ini. Tah terasa dua minggu sudah. Kala diri larut dalam buaian kenyamanan, lupa
sudah lelah dan hilang semua keluh kesah. Balutan harmonisasi yang mengiringi jelajah
motivasi berliterasi. Menggugah diri untuk senantiasa meningkatkan kompetensi
dan memimpikan hadirnya prestasi.
Narasumber malam
ini merupakan sosok luar biasa yang sudah beberapa bulan ini berada dekat di
lingkungan belajar virtual dan senantiasa mengobarkan asa diri untuk berkarya. Beliau
adalah ibu Aam Nurhasanah. Sosok pribadi yang sederhana tetapi multi talenta
dengan segudang karya. Keramahannya sanggup memikat hati orang-orang yang ada disekitarnya.
Melekat dalam ingatan, gaya bicaranya yang khas penuh keramahan. Membuat beliau
tampil sebagai pribadi yang menawan. Jika ngin lebih mengenal beliau, silahkan
berselancar maya menyambangi blog pribadi beliau di
https://aamnurhasanah12.blogspot.com/2021/01/intip-profilku-yuks.html
Moderator yang
mendampingi Narasumber malam hari ini merupakan sosok yang tidak kalah
pesonanya. Beliau juga merupakan sosok pribadi yang ramah dan menyenangkan. belum
lama mengenal beliau, sanggup membuat diri ini tak canggung untuk bercengkrama
maya secara pribadi dengan beliau. Beliau adalah Ibu Maesaroh, M.Pd. Salah satu
Narasumber timnya Om Jay yang saya sukai gayanya dalam menguntai kata menjadi
makna.
Decak kagum membersamai
diri saat menyimak pemaparan Narasumber malam hari ini. Sanggup bangkit dari keterpurukan
dalam upaya mengukir karya, dan dengan cekatan berlari mengejar ketertinggalan
untuk sejajar bahkan tampil terdepan dalam prestasi. Salut dan luar biasa merupakan
kata-kata yang bisa memotret kerjakeras dan keuletan beliau dalam mewujudkan
mimpi.
Ibu Aam mengawali karirnya sebagai
penulis pemula, melangkah menjadi moderator, narasumber, curator, sekarang
menjadi editor. Dengan keuletan dan komitmen menulis setiap hari, beliau pernah
meraih Juara 1 Lomba Blo PGRI dan Juara 10 besar HUT AISEI kategori artikel
favorit. Hingga saat ini beliau telah melahirkan 20 buku Ber ISBN. Kita simak
memalui Video berikut:
Mari
kita intip beberapa trik-trik dibalik kesuksesan yang disampaikan Narasumber
kita pada malam hari ini
Tips Menemukan Ide Dan
Menyampaikan Pesan
- Dari
mana idenya? Para
sahabat dan kerabat yang
ada
di sekitar penulis.
- Apa yang
ada di benak ketika menulis? Pengalaman atau perjuangan mereka
sangat luar biasa.
- Apa pesan yang ingin disampaikan? Kaum perempuan harus mau menerima paket kehidupan yang Allah berikan dengan suka dukanya.
Goal Menulis Buku Tiap Individu Berbeda
- Mengobati jiwa yang galau
- Berjuang melawan lupa
- Memotivasi kaum hawa
- Berdakwah lewat tulisan
- Memberikan apresiasi pada pelaku yang ada dalam kisah ini.
- Meyakinkan bahwa setiap masalah itu pasti ada solusinya
- Meyakini bahwa rencana Allah akan indah pada waktunya
- Niat untuk berbagi dan menginspirasi
Menulis buku itu:
- Menebar pengetahuan dan mendialogkan
kebenaran
- Mengikat makna menghimpun dan menebar gagasan
- Tanda terima ksih kepada guru
- Perjuangan yang menyenangkan
- Bagaikan malaikat menyampaikan wahyu
- Bagaikan designer merancang dan membuat baju
- Bagaikan dirigen mengatur irama lagu
Sebelum membuat outline, jangan lupa mengumpulkan materi-materi yang mendukung. Bisa berupa kata-kata bijak, data statistik,
teori, gambar, poin-poin penting, atau refleksi pribadi tergantung kebutuhan tulisan Anda. (Sumber: wikihow.com)
Sebelum membuat outline, jangan lupa mengumpulkan materi-materi yang mendukung. Bisa berupa kata-kata bijak, data statistik,
teori, gambar, poin-poin penting, atau refleksi pribadi tergantung kebutuhan tulisan Anda. (Sumber: wikihow.com)
Persiapan
Membuat Outline:
Langkah
pertama yang harus dilakukan untuk membuat outline adalah memilih topik. Entah
tulisan anda nantinya akan bersifat reflektif, persuasif, informatif, berangkat
dari penelitian atau kombinasi dari beberapa hal tadi. Anda tetap harus
memilih satu fokus untuk menjaga pikiran anda tetap pada jalurnya. (Sumber: wikihow.com)
Narasumber juga mengupas tentang menulis buku Antologi. Menerutnya
"Bergabung dengan penulis lain dalam
tulisan satu tema yang
dibingkai.
Bisa belajar lebih banyak dari penulis lain. Sebagai sarana agar berani membuat satu buku utuh
dengan khas
jenis tulisan masing-masing. Setidaknya menulis anologi jadi satu awal
yang baik bagi penulis
pemula."
Sebelum mengakhiri materi malam ini, beberapa penggalan kalimat membuat jemari ini ingin menyampaikannya kembali. Menurut Ibu Aam
"Pertemuan
ini sungguh luar biasa. Saya bahagia berada di kelas ini. Bisa berbagi ilmu dan
motivasi. Seperti kata para ahli, tidak ada awal tanpa akhir, tidak ada akhir
tanpa awal. Seorang penulis besar tentu mempunyai kisah tersendiri. Contoh
Andrea Hirata, dengan judul laskar pelangi. Beliau menjadi penulis besar
dimulai dari penerbit kecil(indie). Beliau viral hanya denga sebuah komunitas
dan dari mulut ke mulut. Akhirnya beliau bisa sukses menjadi penulis best
seller.
Menulis
untuk penulis pemula, jangan takut tulisan salah, jelek, atau malu. Karena
menulis itu butuh proses dan tidak instan. Kita harus melatihnya setiap hari.
Ibarat pisau yang semakin tajam jika diasah setiap hari. Begitu juga kemampuan
menulis kita."
Pemaparan yang begitu luar biasa. Dibalut oleh kerjasama yang apik antara Narasumber dan Moderator yang begitu piawai mengelola jalannya diskusi. Membuat kami larut hingga lupa akan sang waktu yang terus berlalu. Banyak kesan yang kami simpan, berbagai ilmu telah berhasil diburu. Kelas Belajar Menulis ini senantiasa membuat kami haus akan referensi dan pencerahan yang senantiasa kami tunggu.
Quotes dari Narasumber kita malam hari ini, akan tersemat melengkapi akhir tulisan resume ini.
"Menulislah Agar Hidupmu Bermakna,
Menulislah Agar Hidupmu Berwarna, Menulislah Hari Ini Agar Engkau Dikenang Esok Hari" (Aam Nurhasanah)


Betapa speechlessnya saya membaca prolog yang membuai sampai relung terdalam. Untaian kata dibait penuh makna. Membuat pembaca terjun dalam narasi yang membangun inspirasiππ
BalasHapusTerimakasih bnayak bunda selalu memberikan motivasi bagi saya yang sedang dalam proses belajar ini. Semoga menjadi bekal pengingat diri dikala lelah menghampiri. Agar diri ini selalu mau konsisten menapaki langkah menggapai impian dalam dunia menulis ini...π₯°
HapusOmjay tahu persis bagaimana Bu Aam berproses dan mendapatkan mahkotanya. Mari kita belajar menulis dari mereka yang sudah sukses mendapatkan mahkotanya. Buku adalah mahkota seorang penulis yang tak ternilai harganya.
BalasHapusTerimakasih banyak Om Jay telah sudi mampir dan memberikan support. Smg bs mengikuti jejak orang2 hebat di tim solidnya Om Jay. π
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSemangat terus buat resumenya sahabatku. Ayo kumpulkan naskah bukunya. Aminnn
BalasHapusIn Shaa Allah sll menjaga semangat bunda.Terimaksih selalu memotivasi. sangat berarti bagi kami yang masih menemui kerikil-kerikil hambatan internal di permulaan perjalanan ini...
HapusSesungguhnya siapa yang bersungguh sungguh dalam belajar akan memperoleh yang ingin dicapai
BalasHapusIbu pun bisa, maka bersegerslah
Terimakasih bunda, sungguh menjadi imun yang luar biasa. Smg bisa terus belajar untuk mengelola skala prioritas dengan sebaik-baiknya untuk produktif karya...
HapusProlog yang puitis sekali, luar biasa
BalasHapusTerimakasih pa, selalu menjadi sahabat belajar yang baik hati, sudi bersilaturahmi dan meninggalkan jejak di blog saya ini...
HapusSaya suka gaya tulisannya, bun. Rangkaian kata2nya indah dan manis...
BalasHapusSalam kenal
Terimakasih bun, terimakasih jg sudah berkunjung... π€©π
BalasHapuswah bagus bu resumenya
BalasHapusTerimakasih Bu. Salam kenal ππ
HapusTulisannya lengkap, rapi, dan khas sungguh bermakna πππππππππππππππππ
BalasHapusTerimakasih banyak bunda, terimakasih sudah meninggalkan jejak. Salam kenal π
Hapus